Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: KPK Periksa 6 PKH Terkait Korupsi Bansos Beras di Kemensos
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > KPK Periksa 6 PKH Terkait Korupsi Bansos Beras di Kemensos
HeadlineHukum

KPK Periksa 6 PKH Terkait Korupsi Bansos Beras di Kemensos

Bambang
Bambang Published 11 Nov 2025, 17:38
Share
2 Min Read
Kasus Bullying di Sekolah Negeri Tangsel, Siswa 13 Tahun Alami Luka Serius di Kepala IPOL.ID - Kasus dugaan perundungan atau bullying kembali mencuat di lingkungan sekolah. Seorang siswa kelas 1 SMP Negeri 19 Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) diduga mengalami kekerasan fisik dari teman sekelasnya hingga mengalami luka serius di kepala dan gangguan penglihatan. Kakak korban, Rizky Fauzi, mengungkapkan bahwa dugaan perundungan terhadap adiknya telah berlangsung sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Aksi kekerasan disebut memuncak pada Senin, 20 Oktober 2025, ketika korban dipukul menggunakan kursi besi oleh teman sekelasnya di ruang kelas. “Sejak masa MPLS sudah sering dibully. Paling parah waktu tanggal 20 Oktober, dia dipukul di kepala pakai kursi,” ujar Rizky, Senin (10/11/2025). Rizky menuturkan, adiknya sempat menutupi kejadian tersebut dari keluarga. MH baru mengaku sehari setelah peristiwa itu lantaran tidak lagi kuat menahan sakit kepala hebat yang dirasakannya. “Dia baru cerita karena sudah enggak kuat nahan sakit. Katanya sering dipukul dan ditendang, tapi baru ngaku setelah kondisinya parah,” tambahnya. Akibat kejadian itu, kondisi MH kini sangat memprihatinkan. Tubuhnya lemas, sulit berjalan, mata kanan rabun, kerap pingsan, dan kehilangan nafsu makan. Ia sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Tangsel sebelum akhirnya dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari pihak sekolah dan telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak. “Sudah kami mediasi, masing-masing orang tua sudah bertemu dengan pihak sekolah. Kami juga mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisi anak,” ujar Deden, Selasa (11/11/2025). Kepala SMPN 19 Tangsel, Frida Tesalonik, menyebut, hasil mediasi menghasilkan kesepakatan tertulis di mana orang tua terduga pelaku bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan korban. “Sudah ada kesepakatan, pelaku bertanggung jawab membiayai pengobatan korban. Tertuang di surat pernyataan yang ditandatangani kedua pihak di hadapan sekolah,” jelas Frida, Senin (10/11/2025). Namun, menurut Rizky, pihak pelaku baru sempat menanggung biaya pemeriksaan awal seperti scanning dan satu kali terapi. Setelah itu, keluarga pelaku mengaku tidak mampu melanjutkan tanggung jawab tersebut. “Kemarin sempat tanggung biaya scanning dan terapi satu kali, tapi sekarang katanya enggak ada uang untuk lanjut pengobatan,” ungkapnya. Dinas Pendidikan Tangsel memastikan akan terus memantau kondisi MH dan perkembangan kasus tersebut. Pihak keluarga berharap ada tanggung jawab penuh dari pelaku dan penegakan hukum yang tegas agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.(Vinolla)
Logo KPK. Foto: Yudha Krastawan/ipol.id
SHARE

IPOL.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam orang saksi terkait kasus dugaan korupsi beras bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) periode 2020-2021. Keenam saksi itu merupakan pihak pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Jawa Tengah.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan TPK terkait penyaluran bansos beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH) TA 2020,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/11/2025).

Keenam saksi yang akan diperiksa adalah Theo Markis, Pendamping PKH Korwil Jawa Tengah; Titik Puji Rahayu, Pendamping PKH Korwil Jawa Tengah; dan Setiawan Kosasih, Pendamping PKH Korwil Jawa Tengah.

Lalu, Muhammad Arifin Arif Rohman Muis, Pendamping PKH Korwil Jawa Tengah; Ibnu Rouf, Pendamping PKH Korwil Jawa Tengah; dan Vita Kurniasari, Pendamping PKH Korwil Kabupaten Semarang.

Baca Juga

Lobi Gedung Merah Putih KPK. Foto: Dok ipol.id/Yudha Krastawan
KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Korupsi Bansos di Kemensos

“Pemeriksaan akan dilakukan di Polrestabes Semarang,” ujar Budi.

Sebelumnya, KPK menyatakan telah menetapkan lima tersangka baru dalam kasus korupsi distribusi bansos di Kemensos pada 2020. Kelima tersangka itu terdiri dari tiga orang dan dua korporasi.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Beras di Kemensos, KPK Periksa 6 PKH, Terkait Korupsi Bansos
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Api berkobar di Jalan Kampung Duri Dalam, Gang Gerindo 5, Kelurahan Duri Selatan, Selasa (11/11/2025) sore. Foto: Tangkap layar IG @ulujamitv Kebakaran Hanguskan Permukiman Padat di Tambora, 25 Unit Damkar Dikerahkan
Next Article Risnu Widyandono Muda dan Kreatif: Cerita Bisnis Risnu Widyandono

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260523 WA0009
Gaya hidup

Berawal dari Hobi Koleksi Ribuan Mainan Action Figure dan Mobil-mobilan Berujung Jadi Cuan

Jakarta Raya
Srikandi Demokrat Kritisi Kinerja Anak Buah Pramono, Dinilai Sibuk Hanya Saat Ada Sidak Menteri
23 May 2026, 13:31
Jakarta Raya
Pergeseran Anggaran di Dinas LH, Pantas Nainggolan Ingatkan Soal Kasus Nadiem Makarim
23 May 2026, 14:03
HeadlineKriminal
Karyawati Cantik Dianiaya di JakLingko 49, Polsek Pesanggrahan Gerak Cepat Amankan Pelaku
23 May 2026, 20:00
Ekonomi
Berantas Praktik Penyimpangan Tata Niaga Ekspor SDA, Pemerintah Bentuk BUMN Khusus
23 May 2026, 15:26
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?