Para dewan juri menilai, ajang ini bukan hanya kompetisi kreatif, tetapi juga sarana edukasi publik efektif dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perizinan serta nilai-nilai moral di baliknya.
Salah satu dewan juri, Udjo Project Pop mengungkapkan, kekagumannya terhadap semangat dan kreativitas para peserta, terutama generasi muda mampu menyampaikan pesan secara segar dan relevan melalui media storytelling.
“Ini luar biasa, menarik sekali, melalui kemampuan storytelling kita melihat sebenarnya banyak cara dari generasi muda kita bisa menyampaikan pesan bisa langsung kena targetnya yaitu ke masyarakat itu sendiri, khususnya Gen Z,” ungkap Udjo.
“Dari lomba Storytelling MPP Bercerita ini, membuka wawasan kita bahwa semua kegiatan itu akan lebih baik dan sah, kalau ada izinnya. Terlebih, pengurusan izin di Jakarta, ternyata sangat mudah” tukas Udjo.
Sementara, Tokoh Perlindungan Anak Inovatif KPAI sekaligus Maestro Dongeng Indonesia, Mochammad Awam Prakoso menilai keberagaman latar belakang peserta menambah nilai tersendiri dalam ajang ini.

