“Konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor utama pertumbuhan dengan kontribusi 2,54 persen terhadap PDB,” tambah Edy.
BPS juga mencatat pertumbuhan transaksi digital naik 6,19 persen secara kuartalan, didorong oleh pemanfaatan platform daring oleh pelaku usaha pangan dan UMKM.
Dari sisi ketenagakerjaan, sektor pertanian dan industri makanan-minuman menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja baru. Hingga Agustus 2025, jumlah penduduk bekerja bertambah 1,9 juta orang, sementara tingkat pengangguran menurun ke 4,85 persen.
“Program MBG tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga memperkuat rantai nilai ekonomi domestik dan fondasi pertumbuhan nasional yang lebih inklusif,” tegas Edy. (*)

