Menurut keterangan Indah, kebakaran bermula saat tim pengawalan Polres Polman bersama pihak SSI melakukan pengisian uang di beberapa ATM. Sekitar pukul 10.30 Wita, tim dijemput oleh Aditia Hismunandar, Wakil Pimpinan SSI Polman, untuk melanjutkan pengisian.
Dalam perjalanan, salah satu petugas mencium bau bensin di dalam mobil dan sempat memeriksa sumbernya, namun tidak menemukan kebocoran. Setelah selesai mengisi ATM di kawasan Amazon Wonomulyo, posisi sopir digantikan oleh Surya (31), karyawan SSI.
Ketika mobil melaju menuju Majene, tiba-tiba asap keluar dari bawah jok tengah, diikuti kobaran api. Petugas meminta sopir menepi dan segera keluar dari kendaraan. Namun, uang tunai yang berada di dalam mobil tidak sempat diselamatkan karena kunci kontak tertinggal di dalam.
“Api langsung membesar, kami tidak sempat menyelamatkan uang. Semua terbakar,” ungkap Indah.
Diketahui, mobil tersebut membawa uang tunai senilai Rp5,2 miliar, terdiri atas Rp3,4 miliar pecahan Rp100 ribu dan Rp1,8 miliar pecahan Rp50 ribu.
