“Saya berkomitmen memperkuat tata kelola, memastikan transparansi finansial, mengembangkan teknologi untuk menjamin penilaian yang adil, dan memperluas kesempatan untuk putra dan putri di setiap kawasan di dunia,” kata Golovkin.
Dengan pengalamannya sebagai olimpian, petinju berusia 43 tahun asal Kazakhstan itu menyebut bahwa partisipasinya bukan hanya untuk menjadi juara, namun juga untuk menunjukkan nilai-nilai sportifitas.
Olimpiade Los Angeles 2028 akan menjadi olimpiade pertama di mana cabang tinju akan dikelola World Boxing. Pada Olimpiade Paris 2024, Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengelolanya dikarenakan World Boxing baru terbentuk setahun. (bam)
