Upacara ini juga diikuti oleh Awak Mobil Tangki (AMT), atau pengemudi mobil tangki, sebagai garda terdepan dalam menyalurkan energi bagi masyarakat melalu jalur darat.
Usai upacara, Simon juga menyemangati para penjaga pasokan energi. Dia mengingatkam pesan penting yakni kesehatan, keselamatan, serta keamanan dan lingkungan dalam menjalankan tugasnya. “Tetap patuh pada aturan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) untuk menjaga kelancaran mengantarkan energi,” kata Simon.
Bagi para sopir mobil tangki, semangat Hari Pahlawan memiliki makna yang mendalam. Salah satunya Lili, Awak Mobil Tangki (AMT) di TBBM Plumpang, yang telah lebih dari 11 tahun mengabdi menyalurkan BBM ke berbagai wilayah.
“Bagi saya, menjadi bagian dari Pertamina adalah pahlawan. Karena dari sini saya bisa menafkahi keluarga dan membantu masyarakat mendapatkan energi. Kami bangga menjadi bagian dari Pertamina, menyalurkan BBM untuk seluruh negeri,” ungkap Lili.
Baginya, profesi sebagai AMT bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian dan tanggung jawab kepada bangsa. Setiap hari, para sopir mobil tangki menembus jarak dan waktu demi memastikan energi sampai ke setiap pelosok Indonesia.
