Ketua RT 08 RW 05 Makasar, Zulkifli mengungkapkan, erosi tanah pada saluran air berdampak pada rumah milik Retno Utami, 54, Mat Naseh, 60, dan Suyono, 63, yang terdampak paling parah, dua rumah lainnya milik Ahmad Cahfi, 41, dan Syafii, 52.
“Saat kejadian pemilik rumah ada di dalam, bersyukur tidak ada yang mengalami luka,” ujar Zulkifli.
Petugas gabungan pun dikerahkan ke lokasi kejadian guna mengevakuasi puing-puing bangunan yang berserakan dan material yang rusak terdampak.
Selain membantu evakuasi puing pagar rumah warga melalui petugas gabungan, Pemkot bakal merevitalisasi saluran air tersebut.
Sementara, Camat Makasar, Kamal Alatas menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan untuk rencana tersebut. Saluran akan diganti menggunakan beton u-ditch berukuran 60 sentimeter (cm) agar lebih kokoh.
Pergantian ini akan dikaji lebih lanjut untuk melihat kontur tanah secara menyeluruh. Apakah memungkinkan dipasangi beton u-ditch atau cukup menggunakan material batu kali.
