“Kami langsung koordinasikan ke SDA agar saluran airnya direvitalisasi, sehingga tidak terjadi erosi atau longsor di kemudian hari lagi,” tegas Kamal, Selasa.
Pihaknya juga memastikan penanganan teknis oleh SDA secepatnya dilakukan, setelah pembersihan puing dilakukan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dituntaskan pada hari ini.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Timur, Puryanto menambahkan, penanganan turap longsor akan dilakukan pembongkaran aspal terlebih dahulu, setelah itu dimulai perbaikan berupa pasangan turap baru.
Dia menargetkan penanganan erosi tanah akan dilakukan kurang lebih tujuh hari kerja.
“Kita menargetkan secepatnya, diperkirakan satu minggu rampung,” tutup Puryanto. (Joesvicar Iqbal)
