Para penerima manfaat, khususnya ibu hamil, tak menyangka akan mendapatkan menu selengkap dan sebesar itu. Beberapa bahkan memilih membawa pulang ayam bakakak agar dapat disantap bersama keluarga.
“Saya kaget, ukurannya besar sekali. Biasanya tidak pernah dapat yang sebesar ini. Senang bisa makan bareng keluarga,” ujar Sri Mulyati, salah satu ibu hamil penerima manfaat MBG kategori B-3, dikutip Sabtu (22/11/2025).
Sebagian warga juga menyimpan ayam bakakak tersebut di lemari penyimpanan makanan untuk disantap keesokan harinya meski harus dihangatkan terlebih dahulu.
Pihak SPPG mengaku tak menyangka menu Jumat berkah itu akan mendapat respons positif dari masyarakat. Kepala SPPG Yayasan Baitul Izzah Qur’ani, Lambang Nuzaman, memastikan seluruh bahan makanan telah melalui proses seleksi ketat oleh ahli gizi.
“Semua bahan baku sudah ditentukan dan diperiksa secara teliti. Ukuran dan nilai gizinya sudah sesuai standar yang ditetapkan BGN,” ujarnya.
Baik dapur SPPG maupun para penerima manfaat berharap program makan bergizi gratis dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang, khususnya dalam pemenuhan gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.(Vinolla)
