IPOL.ID-Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) Peter Layardi Lay siap mengikuti arahan Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang tengah berusaha untuk menyelesaikan konflik dualisme kepengurusan beberapa cabang olahraga.
Selain itu, usai acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PTMSI di Hotel Ciputra, Jakarta, Selasa (11/11/2025), Peter juga menyatakan, sebagai anggota dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, PB PTMSI akan mendukung langkah KONI Pusat yang bersama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) diimbau untuk menyelesaikan dualisme cabor itu dalam tiga bulan ke depan.
“Kami, PB PTMSI siap melaksanakan arahan Menpora dalam masalah dualisme kepengurusan cabor dengan siap hadir dalam pertemuan dengan KONI Pusat dan KOI mau pun dengan Menpora sendiri. Kami juga sudah siap untuk menghadiri pertemuan yang akan dilaksanakan KONI Pusat tanggal 25 November 2025 dengan mengundang cabor-cabor yang dianggap dualisme. Bahkan dalam Rakernas kali ini kami akan membahas sikap PB PTMSI terhadap dinamika itu karena selama ini kami sudah melaksanakan segala program dan langkah sesuai aturan yang berlaku,” kata Peter dengan penuh semangat.
Dalam pertemuan-pertemuan nanti untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan cabor itu, PB PTMSI, tegas Peter, akan mengemukakan, untuk tenis meja tidak ada dualisme kepengurusan baik di PB, Pengprov maupun Pengkab/Pengkot. Semua sudah satu berada di bawah payung PB PTMSI.
