Perkara ini bermula dari rangkaian peristiwa setelah Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada 15 Agustus 2025.
Saat itu sejumlah anggota DPR RI tersorot berjoget-joget, yang kemudian memicu tuduhan bahwa aksi tersebut sebagai respons atas informasi kenaikan gaji.
Usai kejadian itu, muncul berbagai komentar dan gestur dari anggota dewan yang dianggap tidak pantas. Kritik publik meluas hingga memicu aksi demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025. (far)
