Saudi bahkan tengah mengembangkan megaproyek pariwisata seperti Red Sea Global, yang akan menghadirkan 17 hotel ultra-mewah hingga Mei mendatang, meski seluruhnya tetap tidak menjual alkohol.
Pada Mei lalu, sebuah laporan media yang menyebut Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol di kawasan wisata sempat memicu perdebatan publik.
Pemerintah membantah laporan tersebut, mengingat posisi kerajaan sebagai penjaga dua kota suci umat Islam, Mekkah dan Madinah. (far)

