IPOL.ID – Arab Saudi dikabarkan sedang menyiapkan dua toko alkohol baru sebagai bagian dari pelonggaran aturan yang terus diperluas di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Informasi ini disampaikan oleh sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Salah satu toko rencananya dibuka di Provinsi Timur, Dhahran, dan akan melayani pekerja asing non-Muslim di perusahaan minyak nasional Saudi Aramco.
Melansir Reuters, Rabu (26/11), seorang sumber menyebutkan bahwa toko tersebut akan berlokasi di dalam kompleks milik Aramco. Otoritas setempat telah memberi tahu pihak terkait mengenai rencana pendirian gerai tersebut.
Selain itu, dua sumber lainnya menyebutkan bahwa satu toko tambahan akan dibuka di Kota Jeddah khusus untuk diplomat non-Muslim. Jeddah dikenal memiliki kehadiran berbagai konsulat kehormatan dan misi diplomatik internasional.
Kedua gerai itu diperkirakan mulai beroperasi pada 2026, meskipun belum ada jadwal resmi yang diumumkan.
Hingga saat ini, pemerintah Saudi belum memberikan komentar terkait rencana terbaru tersebut. Aramco juga menolak menanggapi pertanyaan Reuters.
