Sementara itu, Pemerintah Dubai memastikan tim darurat telah menangani situasi di lokasi kejadian.
Insiden ini tercatat sebagai kecelakaan kedua yang melibatkan jet tempur Tejas. Pesawat ini diproduksi oleh perusahaan milik negara, Hindustan Aeronautics Ltd (HAL), dan ditenagai oleh mesin General Electric (GE). Kecelakaan pertama terjadi saat latihan di India pada tahun 2024 lalu.
Jet tempur Tejas, yang namanya berarti “Kecemerlangan” dalam bahasa Sanskerta, merupakan upaya Perdana Menteri Narendra Modi untuk memodernisasi armada Angkatan Udara India yang selama ini didominasi oleh pesawat tempur buatan Rusia dan eks-Uni Soviet.
Dirancang sebagai pesawat tempur ringan untuk menggantikan armada MiG-21, program Tejas sebenarnya telah dimulai sejak studi awal dua dekade lalu, dengan manufaktur pertama pada 2001.
IAF menargetkan pengoperasian hampir 220 unit Tejas dan varian Mk-1A yang lebih canggih dalam dekade mendatang. (far)
