Bugie katakan, layanan ini merupakan manifestasi dari transformasi digital, percepatan pelayanan publik, serta dukungan terhadap program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia dan Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam upaya meningkatkan arus investasi ke Indonesia.
Dengan lokasi strategis di MPP Jakarta, SIMPLE menjadi bagian dari kolaborasi antar instansi menghadirkan one-stop service bagi investor.
“Layanan ini mencakup pengajuan izin tinggal hingga administrasi pendukung investasi lainnya, memudahkan investor dalam mengurus berbagai keperluan,” katanya.
Plt Dirjen Imigrasi, Brigjen Pol Yuldi Yusman, pun menyoroti relevansi layanan premium itu dengan pertumbuhan signifikan pemegang izin tinggal tujuan investasi.
Data menunjukkan peningkatan konsisten di tahun 2023: 928 orang, tahun 2024: 1.546 orang, dan Januari–Oktober 2025: 2.438 orang.
“Jakarta Selatan jadi pusat konsentrasi pemegang Golden Visa, dengan 83 investor hingga Oktober 2025 dan total komitmen investasi mencapai Rp115,9 miliar. Selain Golden Visa, berbagai kategori izin tinggal lain seperti Second Home Visa, Eks-WNI, Global Talent, hingga Silver Hair Visa semakin memperkaya layanan izin tinggal di wilayah ini,” terang Yuldi.
