Bugie menjelaskan bahwa SIMPLE adalah wujud komitmen imigrasi dalam memberikan pelayanan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
“SIMPLE menghadirkan pelayanan digitalisasi komprehensif dan akurat, sistem informasi terpadu, penyampaian informasi yang spesifik dan mudah dipahami, serta kenyamanan lounge dengan standar internasional,” jelasnya.
Bugie menegaskan bahwa SIMPLE adalah tonggak baru layanan publik mengedepankan inovasi, teknologi, dan kenyamanan bagi pengguna layanan.
“Inisiatif ini diharapkan menjadi model percontohan bagi kantor imigrasi lain di seluruh Indonesia dalam memperkuat iklim investasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik”.
Melalui SIMPLE, Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan layanan digitalisasi keimigrasian modern dan responsif.
Meningkatkan daya saing ekonomi dan daya tarik investasi, memperkuat sinergi antarinstansi dalam penyediaan layanan publik berkelas dunia dan menjadikan SIMPLE sebagai model nasional layanan izin tinggal investor. (Joesvicar Iqbal)
