Karina menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran dan koordinasi dengan mitra pengelola petugas untuk memastikan kondisi sebenarnya. Evaluasi internal masih berlangsung.
Dia juga mengingatkan bahwa barang pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penumpang.
“Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” tegasnya.
Karina menjelaskan bahwa setiap stasiun memiliki layanan lost and found. Barang yang ditemukan akan didata dan disimpan oleh petugas. Bila tidak diambil dalam waktu tertentu, barang tersebut akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut.
“Kami mengajak seluruh pengguna commuter line untuk memastikan barang bawaannya aman dan tidak tertinggal,” tutup Karina.
Kasus ini masih menjadi perhatian publik, terutama terkait prosedur penanganan barang tertinggal serta nasib petugas yang mengaku kehilangan pekerjaannya.(Vinolla)
