Tim Indonesia mengirimkan wakilnya dengan jumlah terbanyak yaitu
114 atlet dan disusul Malaysia dengan 59 atlet.
Waketum III PBSI yang juga Ketua Panitia Pelaksana wondr by BNI Indonesia
International Challenge 2025, Armand Darmadji mengatakan, penunjukan kota Yogyakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan dua kejuaraan yang dilaksanakan selama dua minggu
berturut-turut didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis dan teknis. Kota Yogyakarta dinilai memiliki fasilitas yang memadai dan berstandar internasional, baik dari sisi venue pertandingan, sarana transportasi, maupun akomodasi peserta dan ofisial.
Kondisi ini akan memastikan pelaksanaan kejuaraan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.
“Hal lainnya adalah kinerja Pengprov PBSI Yogyakarta bersama timnya menunjukkan kesiapan yang tinggi dalam melaksanakan event berskala besar. Rekam jejak penyelenggaraan kegiatan sebelumnya menjadi bukti kemampuan kota Yogyakarta untuk menjaga kualitas pelaksanaan dan menjamin keamanan serta kenyamanan seluruh pihak
yang terlibat. Di samping itu, masyarakat di Yogyakarta juga memiliki antusias yang tinggi terhadap bulutangkis, tentunya kami akan berusaha untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para atlet dan penonton di turnamen ini,” kata Armand.

