“Mengingat masyarakat Indonesia berinteraksi paling dekat dengan pasar rakyat sebagai pusat transaksi harian,” ujar Solihin.
Solihin katakan, ekosistem yang terlibat dalam EPIC Sale kali ini mencakup lebih dari 200 perusahaan, 153 pasar di bawah naungan Pasar Jaya, 13.450 pasar rakyat dan lebih dari 11 juta pedagang.
“EPIC Sale memiliki tiga mandat strategis: mendorong daya beli masyarakat di periode kebutuhan tinggi, jadi booster pertumbuhan retail nasional di tengah dinamika global, dan menguatkan kolaborasi retail pasar agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” terang Solihin.
Mengenai target, Solihin berharap, semoga
EPIC Sale 2025 dapat mencetak target transaksi hingga Rp 56 triliun. Dia pun optimistis target ini bisa terpenuhi berkaca dari penyelenggaraan program serupa pada tahun lalu dengan melibatkan pasar tradisional.
Sebagai perbandingan, pada EPIC Sale 2024 sebelum menggandeng retail tradisional hanya digelar selama dua minggu, transaksinya hanya mencapai Rp 14,9 triliun.
