Adi menyebut performa DKI Jakarta yang konsisten menjadi dasar pemilihan komposisi tim.
“Tahun lalu DKI juara 3 di Malaysia Korfball League. Itu antar klub. Tapi kalau ini antar negara, agenda resmi IKF,” tegasnya.
Kapten tim Indonesia, Yuliana, menyatakan target Indonesia adalah tampil solid dan memperbaiki peringkat dunia.
“Saat ini kita peringkat 35, realistisnya bisa naik ke 20-an,” ujarnya. Ia menilai Malaysia (peringkat 12) dan Thailand (16) sebagai dua kekuatan Asia Tenggara yang menjadi tolok ukur penting.
Plt Sekretaris Jenderal PP PKSI, Mochamad Krisna Desto, menjelaskan bahwa penunjukan DKI Jakarta sebagai wakil Indonesia dilakukan karena mereka meraih juara umum PON 2024.
“PP PKSI memberikan sepenuhnya kepada DKI Jakarta karena mereka juara umum. Harapannya, dengan tim yang dipersiapkan penuh ini bisa meraih hasil maksimal dan memperbaiki peringkat dunia,” ungkap Krisna.
Ia menambahkan bahwa PP PKSI terus menjalin komunikasi dengan IKF Asia untuk memastikan dukungan moral serta rekomendasi bagi tim.
