Ia juga menyoroti peluang ekspor ke Uni Eropa setelah penyelesaian substansial Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (Indonesia–EU CEPA). Perjanjian ini nantinya memungkinkan produk pakaian jadi Indonesia masuk ke 27 negara Uni Eropa dengan tarif 0 persen.
Penyelenggara Jakarta Modest Summit 2026, Hanna Faridl, berharap acara ini dapat memperkuat ekosistem industri mode Tanah Air dengan dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan. Menurutnya, kolaborasi dan dukungan regulasi menjadi kunci agar produk lokal semakin kompetitif di pasar global.
“Harapannya, ekosistemnya makin kuat dan dampaknya semakin luas. Dengan dukungan Kemendag, produk-produk lokal bisa menjadi pemenang di Tanah Air sekaligus go global,” ujarnya.
Acara tersebut menjadi momentum penting untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia melalui kolaborasi industri, penguatan UMKM, dan perluasan peluang ekspor.(Vinolla)
