“Ghost in the Cell adalah bagian dari percakapan yang sama yang selama ini ingin saya bangun lewat film-film saya. Menggunakan genre untuk menghibur, tetapi juga untuk mengajak penonton berpikir tentang dunia tempat kita hidup,” jelasnya.
Dengan penganugerahan Chevalier de l’Ordre des Arts et des Lettres, Joko Anwar kini bergabung dengan jajaran seniman dan tokoh budaya berpengaruh dunia, seperti Martin Scorsese, David Lynch, Meryl Streep, dan Hayao Miyazaki, yang juga pernah menerima tanda kehormatan tertinggi bidang seni dari Pemerintah Prancis ini. (far)
