Meski demikian, situasi di lapangan berkembang menjadi aksi anarkis yang berujung pada perusakan dan pembakaran sejumlah fasilitas kepolisian, termasuk kendaraan dinas milik Polsek Muara Batang Gadis.
“Dalam penanganan situasi tersebut, aparat kepolisian mengedepankan langkah pengamanan dan keselamatan guna mencegah terjadinya benturan yang lebih luas dengan masyarakat,” jelas Ferry.
Ia juga mengungkapkan bahwa Polda Sumut tengah melakukan pemeriksaan terhadap personel Polsek Muara Batang Gadis terkait kaburnya terduga pelaku narkotika tersebut. Namun, Ferry memastikan insiden pembakaran Mapolsek MBG tidak menimbulkan korban jiwa.
Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Paloh, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi internal Polres Mandailing Natal, serta akan dievaluasi di tingkat Polda Sumatera Utara.
“Langkah ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian ke depan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” pungkasnya.(Vinolla)
