“Kita sudah menerima laporan dari para korban WO itu. Saat ini, sejak semalam, ada lima orang dari pihak WO yang sedang kami periksa,” kata Onkoseno, Senin (8/12/2025).
Menurut Onkoseno, total terdapat 87 laporan dari korban yang masuk ke kepolisian. Pihaknya masih menghitung jumlah keseluruhan kerugian, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Aksi protes sempat memanas pada Minggu (7/12/2025) ketika sekitar 200 orang korban penipuan mendatangi kediaman Ayu di Jakarta Timur untuk meminta pertanggungjawaban. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal mengatakan pihaknya langsung turun tangan melakukan mediasi.
“Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban dari pihak wedding organizer,” ujar Alfian. Setelah proses mediasi, Ayu kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menyatakan proses penyidikan akan terus berlanjut termasuk pendalaman aliran dana serta modus penipuan yang digunakan.(Vinolla)
