Aminudin juga menyampaikan bahwa pencegahan korupsi hanya dapat dicapai melalui sistem yang kuat dan pengawasan yang konsisten. “Kami fokus pada sektor prioritas dan lembaga yang memiliki potensi risiko tinggi. Tujuannya jelas: memastikan tidak ada lagi tindak pidana korupsi yang berulang. Karena itu, kolaborasi dengan ASDP sangat penting agar setiap kebijakan tepat sasaran dan menutup celah penyimpangan,” tegasnya.
Di tingkat internal, ASDP terus menanamkan budaya integritas melalui penegakan prinsip kerja yang tegas, termasuk larangan pemberian dan penerimaan suap, penolakan gratifikasi yang berpotensi memengaruhi objektivitas, dan pencegahan komisi atau imbalan tidak sah. Nilai-nilai ini diwujudkan dalam disiplin kerja sehari-hari dan menjadi bagian dari karakter profesional seluruh insan perusahaan.
Transformasi digital juga menjadi pilar penting dalam memperkuat akuntabilitas layanan. Digitalisasi pengadaan armada, ship management, hingga proses manifest kapal diarahkan untuk menciptakan jejak audit yang jelas, mengurangi intervensi manual, serta mempersempit ruang terjadinya penyimpangan. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, ASDP dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat transparansi layanan.
