“Kami langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari evakuasi korban, pengamanan area, hingga pendataan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan,” kata Andri.
Polres Pangandaran juga memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas terjun payung di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan dan evaluasi keselamatan.
Pihaknya mengimbau seluruh penyelenggara kegiatan olahraga udara dan olahraga ekstrem agar lebih mengutamakan faktor keselamatan, khususnya dengan memperhatikan kondisi cuaca dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait sebelum pelaksanaan kegiatan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan olahraga udara,” pungkasnya.(Vinolla)
