“Kami komunitas perempuan, ingin memberikan perhatian kepada para pejuang perempuan. Untuk momentum Hari Ibu, kami memilih buruh pengupas bawang di Pasar Induk karena mereka mayoritas perempuan yang setiap hari bekerja keras,” ungkap Ketua Komunitas Kebaya Jakarta, Happy Djarot di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/12).
Selanjutnya Happy katakan, kegiatan itu digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap para perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.
Para buruh pengupas bawang itu juga dipilih karena mayoritas dari mereka adalah perempuan yang bekerja tanpa henti untuk membantu ekonomi keluarga.
Pekerjaan rutin yang mereka jalankan menuntut ketekunan, ketahanan fisik, dan disiplin tinggi, sehingga layak mendapatkan perhatian dan penghargaan dalam momentum Hari Ibu 2025 kali ini.
“Mereka ingin merasakan kebahagiaan. Kemudian, dalam artian kami memberikan dukungan, apresiasi dan juga memberikan bantuan agar perempuan-perempuan pengupas bawang ini semangat dalam bekerja guna mendampingi keluarga,” kata Happy mengenakan kemeja batik lengan panjang hitam bercorak bunga.
