IPOL.ID-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap ancaman pembekuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) hingga merumahkan 16 ribu pegawai bukan perintahnya.
Ancaman itu akan diterapkan jika dalam satu tahun kinerja Bea Cukai tak kunjung membaik. Purbaya mengaku perintah pembekuan hingga merumahkan 16 ribu pegawai bukan muncul darinya, melainkan perintah dari atasan.
Sebagai informasi, dalam sistem pemerintahan Indonesia, menkeu bertanggung jawab kepada presiden.
“Kita kasih waktu setahun untuk betulin, kalau enggak, 16 ribu pegawai kita rumahkan. Bukan (perintah) dari saya tuh, dari bos di atas,” kata Purbaya dalam Dialog Interaktif Pemerintah Pusat dan Daerah di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/12) dikutip Detikfinance.
Purbaya menuturkan ancaman tersebut sebagai cambuk agar para pegawai betul-betul membenahi DJBC. Jika tak mampu, ia bakal mengadopsi cara Presiden RI ke-2 Soeharto yang merekrut perusahaan Swiss Suisse Generale Surveillance (SGS3) untuk menjalankan tugas bea cukai.
