Kepala BMKG Teuku Faisal menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan dan menyebarluaskan informasi cuaca secara berkala kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi, ASDP bersama Kepolisian menerapkan skema pengendalian arus, termasuk sistem penundaan (delaying system) di titik-titik strategis seperti KM 34 dan KM 68. Upaya ini dirancang untuk menjaga keselamatan pelayaran dan mengurai kepadatan apabila terjadi pembatasan operasional akibat cuaca.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menyampaikan bahwa manajemen telah menyiapkan kantong parkir dengan kapasitas sekitar 4.979 unit kendaraan campuran di area pelabuhan Merak seluas 24,6 hektare.
Selain itu, ASDP memberikan stimulus diskon hingga 19 persen di delapan lintasan penyeberangan serta menyediakan fasilitas refund dan reschedule melalui platform Ferizy guna memberi fleksibilitas kepada pengguna jasa.
“Sebagai penghubung antarpulau, kami berkomitmen menghadirkan layanan terbaik dengan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Yossianis.
