“Untuk Bapak Presiden Prabowo, terima kasih atas program perumahannya, sangat membantu untuk kita masyarakat sebagai UMKM, terima kasih,” tutur Fauzi.
Kebahagiaan serupa terpancar dari wajah Ahmad Kurniadi. Pria yang bekerja sebagai tukang cukur asal Desa Kalodran, Serang ini mengaku sempat merasa kesulitan memiliki rumah karena keterbatasan biaya.
Selama bertahun-tahun, ia harus berbagi ruang di rumah orangtuanya bersama adik-adiknya.
Nah, dengan booking fee dan angsuran terjangkau, Ahmad akhirnya bisa mewujudkan keinginannya untuk mandiri.
“Alhamdulillah, saya senang sekali karena saya selama ini masih tinggal di rumah orang tua. Saya ingin punya rumah sendiri karena di rumah orang tua masih ada keluarga saya, adik saya. Jadi saya ingin mempunyai rumah sendiri,” ucap Ahmad.
Tak hanya pedagang dan penyedia jasa, program ini juga menjangkau Airin Ajiyanti Putri, seorang nelayan keramba asal Solo. Baginya, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol harapan bagi keluarga kecilnya.
