“Tim BBKSDA Riau sedang melakukan konfirmasi di lokasi,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).
Lokasi kemunculan harimau ini diketahui hanya berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Pos BBKSDA di kawasan Taman Nasional Zamrud. Kawasan industri migas Zamrud memang berbatasan langsung dengan wilayah konservasi, menjadikannya zona rawan perjumpaan antara satwa liar dan aktivitas manusia.
Fenomena ini menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif, terutama bagi pengendara dan pekerja yang melintas di jalur WIP Zamrud. Selain sebagai langkah keselamatan, kehati-hatian juga menjadi bagian dari upaya menjaga ruang hidup harimau sumatra satwa kunci yang populasinya terus tertekan akibat penyempitan habitat.
BBKSDA Riau mengingatkan agar masyarakat tidak panik, tidak melakukan perburuan, serta segera melaporkan jika kembali melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar kawasan tersebut.(Vinolla)
