IPOL.ID- Kemunculan seekor harimau sumatra di jalur utama kawasan migas Zamrud, Kabupaten Siak, Riau, menjadi pengingat nyata bahwa batas antara ruang industri dan habitat satwa liar kian menipis. Satwa dilindungi tersebut terlihat menyeberangi jalan di depan Water Injection Plant (WIP) Zamrud pada Rabu (14/1/2026) siang, tepat di jalur yang setiap hari dilalui kendaraan operasional.
Peristiwa itu terjadi begitu cepat. Di dekat jembatan WIP Zamrud, harimau tampak keluar dari semak belukar, melintasi jalan, lalu kembali menghilang ke kawasan vegetasi di sekitar lokasi. Beberapa pengendara yang melintas sempat terkejut, namun tidak terjadi kontak langsung antara manusia dan satwa.
Momen langka tersebut terekam oleh Mandor Departemen Operation PT Bumi Siak Pusako (BSP), Khaidir, bersama seorang sopir bernama Dedi. Dokumentasi itu kemudian menjadi dasar laporan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BBKSDA Riau langsung menurunkan tim untuk memastikan kondisi lapangan dan keberadaan satwa. Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan pihaknya melakukan pengecekan langsung guna mengantisipasi potensi risiko lanjutan.
