Di sisi lain, Guru Besar Bidang Ilmu Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II, Prof. Trina Astuti mengungkapkan bahwa penyakit-penyakit tersebut membutuhkan pengobatan berjangka lama, oleh karena itu upaya pencegahan dengan pola hidup sehat, penting untuk dilakukan sehari-hari. Misalnya, dengan membiasakan pola makan bergizi, makan teratur, cukup istirahat, dan mengelola stres.
Menjelang peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 yang jatuh pada 25 Januari mendatang, Prof. Trina pun mengatakan bahwa terdapat 4 Pilar Gizi Seimbang yang bisa diaplikasikan masyarakat menjadi kebiasaan sehari-hari. Pertama, mengonsumsi makanan beragam. Hindari satu-dua jenis makanan, supaya gizi yang terserap bisa lebih lengkap. Kedua, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Ketiga, bergerak aktif secara fisik. Keempat, menjaga berat badan tetap berada dalam batas normal.
“Makanan yang kita konsumsi juga punya peran besar untuk mencegah penyakit kronis. Oleh karena itu ada panduan makan bernama ‘Isi Piringku’. Setengah piring berisi sayur dan buah, seperempat piring berisi karbohidrat, dan seperempat piring untuk lauk pauk berupa protein hewani atau nabati. Panduan ini memudahkan kita melihat apakah dalam sehari, kebutuhan gizi kita sudah terpenuhi atau belum,” jelas Prof. Trina.
