Vice President of Startup Bandung Nur Islami Javad menyebut Garuda Spark menjadi ruang temu antara startup berpengalaman dan generasi baru yang mulai merintis usaha.
“Tahun 2025 penuh tantangan bagi startup. Garuda Spark membuka ruang regenerasi. Di komunitas kami ada 150 startup senior dan dampaknya menjangkau lebih dari 2.500 anak muda yang mulai terlibat,” kata Javad.
Ia menambahkan budaya kolaborasi startup Bandung semakin matang.
Event komunitas akhir tahun diikuti sekitar 12.000 peserta daring.
Sejumlah startup juga mulai menyusun sustainability report sebagai strategi bertahan dan tumbuh.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Garuda Spark dirancang sebagai jawaban atas kompleksitas tantangan industri startup.
“Di Bandung, Garuda Spark sudah berjalan tiga bulan. Sudah ada 10 startup yang dibantu, dikurasi, dan dilahirkan bersama oleh Kemkomdigi, Startup Bandung, Alkademi, dan mitra internasional seperti NUS Singapura,” ujar Meutya.
Menurut Meutya, kekuatan utama Garuda Spark terletak pada pendekatan ekosistem yang mempertemukan startup, investor, komunitas, dan pemerintah dalam satu ruang kolaborasi.
