IPOL.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memastikan akan menindak tegas para pengembang tak bertanggung jawab menyusul terjadinya banjir di sejumlah lokasi di Jabar.
Dedi mengaku geram dengan para pengembang yang sudah membohongi konsumen karena menjual rumah dengan disertai embel-embel bebas banjir padahal kenyataannya sebaliknya.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bersikap tegas pada seluruh pengembang yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap proyek-proyek yang dibangunnya yang kemudian mendapat pasar yang relatif baik dengan janji kawasannya nyaman, kawasan bebas banjir, dan sejenisnya. Tapi faktanya tidak sesuai dengan harapan,” tegas Dedi dalam unggahan instagramnya yang dipantau ipol.id, Sabtu (24/1/2026).
Lebih lanjut, Dedi juga akan lebih tegas mengenai tata ruang dan alih fungsi lahan di Jawa Barat. Harapannya tidak ada lagi perumahan yang dibangun di lahan persawahan, perkebunan, rawa, atau bantaran sungai.
“Saya menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan perubahan tata ruang dan sedang berproses. Selanjutnya para bupati dan walikota melakukan tindakan yang sama dengan mengubah tata ruang. Dengan tidak lagi membuka area-area yang peruntukkan untuk kawasan perkebunan, kawasan hutan, kawasan persawahan, kawasan rawa, bantaran sungai dijadikan area permukiman warga,” lanjutnya.
