Memasuki gim kedua, Faathir/Devin tampil dengan pendekatan berbeda. Mereka bermain lebih tenang, sabar, dan berani mengambil inisiatif serangan. Strategi tersebut langsung membuahkan hasil. Pasangan Indonesia sempat unggul 7-4 dan terus menjaga keunggulan hingga menutup gim kedua dengan skor 21-16.
Momentum positif itu berlanjut ke gim penentuan. Faathir/Devin bermain semakin lepas dan percaya diri. Kombinasi serangan cepat serta permainan reli yang solid membuat Cattoen/Renoir kesulitan mengembangkan permainan. Faathir/Devin akhirnya mengunci kemenangan pada gim ketiga dengan skor meyakinkan 21-14.
Selepas pertandingan, Devin Artha Wahyudi mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada kesabaran dan ketenangan dalam bermain, terutama setelah kehilangan gim pertama.
“Sebenernya dari set pertama main sudah enggak enak sih. Dari segi cara main salah, terus ketekan terus. Tapi dari set kedua sampai set ketiga kami coba lebih tenang dan lebih sabar. Soalnya selagi belum 21 itu belum game, jadi kami coba segala cara terus,” ujar Devin.
