IPOL.ID – Tiga lokasi untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) saat ini sudah ditentukan.
Penunjukan tiga lokasi tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
“Bantar Gebang itu rencananya ada dua, untuk pembangunan PLTSa. Kemudian di Sunter yang dulu sudah mendapatkan persetujuan akan dilanjutkan. Satu daerah kemungkinan besar akan diadakan di Jakarta Barat,” ujar Pramono, Sabtu (10/1/2026).
Meski begitu, orang nomor satu di Jakarta tersebut mengaku tidak ingin terburu-buru dalam merealisasikan pembangunan PLTSa.
Sebab, kata dia lagi, seluruh proses harus dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku. “Jakarta inikan mempunyai kekhususan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang membedakan dengan daerah lain sehingga dengan demikian kami sedang dalam proses itu. Karena saya juga ingin transparansi,” bebernya.
Lebih lanjut, Pramono menyebut besarnya potensi sampah di Jakarta yang mencapai hampir 8.000 ton per hari, serta cadangan sampah di Bantar Gebang yang diperkirakan mencapai 55 juta ton.
