Menurutnya, perhatian Presiden terhadap mahasiswa menjadi suntikan semangat tersendiri sekaligus penegasan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan bangsa. Ia berharap pendidikan mampu mengantarkan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Mahasiswa lainnya, Jovan, Dara, Adia, dan Tessa, juga mengaku kagum atas sikap Presiden yang ramah dan terbuka. Mereka berharap kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Inggris, khususnya dengan universitas-universitas terkemuka, dapat terus diperkuat.
“Bukan hanya di bidang pendidikan, tapi juga kesehatan, pekerjaan, dan sektor lainnya. Kami berharap ke depan semuanya berjalan lancar,” ungkap mereka.
Sementara itu, Azka, mahasiswa tahun ketiga jurusan Teknik di Universitas Oxford, berharap ilmu yang ia peroleh di bidang sains dan teknologi dapat dikontribusikan untuk kemajuan Indonesia, khususnya dalam pengembangan STEM.
Kehadiran Presiden Prabowo di tengah diaspora Indonesia di London mencerminkan perhatian negara terhadap generasi muda yang tengah menimba ilmu di luar negeri, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.
