Pelatih yang pernah menangani Timnas Putra dan Putri Kanada itu menegaskan tekadnya untuk mengubah tekanan publik menjadi energi positif bagi skuad Garuda. Baginya, pengalaman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 menjadi modal penting untuk membangun keyakinan para pemain Indonesia.
“Saya pernah mengalami momen ketika sebuah negara berhenti sejenak, lalu merayakan kelolosan ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Saya memahami rasanya. Tekanan itu adalah berkah, dan itulah yang ingin saya tanamkan kepada para pemain,” kata Herdman.
Ia juga mengajak publik untuk melihat proses sebagai bagian tak terpisahkan dari pencapaian besar. Herdman mencontohkan Kanada yang harus menunggu 36 tahun sejak terakhir tampil di Piala Dunia 1986 sebelum akhirnya kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia.
“Kami akan mendengarkan para penggemar dan menggunakan energi mereka. Namun, lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Indonesia sudah membuat satu langkah besar, langkah yang sangat besar. Sekarang tugas kami adalah mengambil langkah berikutnya,” tuturnya.
