Setelah itu, Menteri Mu’ti juga meninjau ruang kelas SMAN 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, untuk berdialog langsung dengan para murid. Ia turut mendengarkan cerita dan pengalaman murid terkait peristiwa banjir bandang yang melanda wilayah tersebut, sekaligus memberikan penguatan psikososial agar para murid tetap memiliki semangat, optimisme, dan keberanian untuk bangkit melanjutkan proses belajar.
Bantuan Terdampak Bencana Banjir Bandang
Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata bagi murid terdampak bencana, Menteri Mu’ti secara simbolis juga menyerahkan kurang lebih sebanyak 2.000 paket school kit berupa tas, alat tulis, seragam kepada murid dan sekolah terdampak serta dukungan berupa voucher uang tunai untuk membantu pembersihan sisa material banjir di lingkungan sekolah wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar murid sekaligus menumbuhkan kembali semangat mereka dalam mengikuti pembelajaran pascabencana.
Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana
Sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran di wilayah terdampak bencana, Kemendikdasmen telah menetapkan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana. Petunjuk teknis ini bertujuan memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan, kesejahteraan, dan pemulihan murid pascabencana.
