“Setelah dicek di lapangan, terdapat indikasi kuat makam tersebut sengaja digali. Beberapa bagian tulang jenazah dilaporkan hilang,” jelasnya.
Saat ini, lokasi makam telah dipasangi garis polisi. Penanganan perkara dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Serang untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengungkap motif di balik pencurian tulang jenazah tersebut.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga almarhum serta perangkat desa setempat untuk mengumpulkan keterangan tambahan dari para saksi.
“Kami sudah menghubungi keluarga almarhum, meminta keterangan saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan aparat desa guna memperdalam penyelidikan,” pungkas AKP Erwan.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami kemungkinan adanya motif tertentu, termasuk dugaan praktik ritual atau kejahatan lainnya.(Vinolla)
