“Untuk tahap awal, BNPB telah mengirimkan dukungan bantuan logistik dan peralatan kepada masing-masing daerah terdampak berupa paket sembako, terpal, sandbag, peralatan kebersihan, dan pompa alkon,” jelasnya.
Berdasarkan asesmen lapangan, upaya penanganan darurat yang perlu disegerakan antara pompanisasi genangan, normalisasi aliran air dari sampah dan lumpur, dan pemulihan akses darurat dari material longsoran.
“Kebutuhan mendesaknya adalah dukungan alat berat untuk pembersihan lumpur dan pembukaan akses jalan”.
BNPB, kata Abdul, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat memasuki periode musim penghujan saat ini. Prakiraan cuaca BMKG menunjukkan wilayah terdampak banjir longsor di Muria Raya masih berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Jika hujan intensitas tinggi turun dalam durasi lebih dari satu jam, warga diimbau untuk mengevakuasi diri sementara ke tempat lebih aman dan menghindari bepergian terutama lewat jalur perbukitan”. (Joesvicar Iqbal)
