Karier profesionalnya meroket saat membela Viking FK di kasta tertinggi Liga Norwegia. Selama tiga musim (2021-2023), Shayne mencatatkan 89 penampilan dan merasakan atmosfer kompetisi elite Eropa di kualifikasi UEFA Conference League. Sebelum akhirnya berlabuh ke Jakarta, ia sempat mencicipi ketatnya persaingan di KAS Eupen (Belgia) dan raksasa Thailand, Buriram United.
Di balik keputusannya merumput di tanah air, terdapat dorongan emosional yang kuat. Shayne merupakan putra dari mendiang Henry Pattynama, pria keturunan Maluku asal Semarang.
Keputusan menjadi WNI pada 24 Januari 2023 adalah janji suci Shayne kepada almarhum ayahnya.
“Ayah saya bangga dengan hal itu (identitas Indonesia). Sekarang, saya pun tidak akan melepaskannya,” tegas pemain bertinggi 1,85 meter tersebut.
Dengan pengalaman internasional yang luas, Shayne diproyeksikan mengisi peran full-back atau wing-back kiri. Keunggulannya dalam visi bermain, umpan silang akurat, serta kedisiplinan taktis diharapkan mampu mendongkrak performa Macan Kemayoran yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen. (far)
