“HSKI bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan panggilan spiritual dan nasional untuk menghidupkan kembali semangat para pelopor pendidikan Kristen,” kata Handi.
Menurutnya, inti utama peringatan HSKI adalah kesatuan dalam doa. Pada puncak perayaan tahun ini, hampir 300 ribu peserta dari sekitar 2.000 sekolah Kristen di seluruh Indonesia mengikuti doa serentak secara nasional. Doa ini menjadi simbol persatuan iman dan harapan bagi dunia pendidikan Kristen.
Adapun pada peringatan HSKI 2026 kali ini, tema yang diusung “Menanam Iman, Menumbuhkan Masa Depan”.
“Tema ini menegaskan bahwa masa pendidikan di jenjang SD, SMP, dan SMA merupakan periode terbaik untuk menanamkan iman sebelum peserta didik melangkah ke masa depan mereka. Sekolah Kristen dituntut tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik dan adaptif terhadap perubahan, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter Kristiani,” jelasnya.
Dalam perayaan HSKI, juga digelar kegiatan revival worship untuk menegaskan kembali peran sekolah Kristen sebagai misbah rohani, tempat doa dipanjatkan dan firman Tuhan ditanamkan.
