IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah secara terbuka menyatakan bahwa dirinya tidak memerlukan hukum internasional sebagai pedoman dalam menjalankan kekuasaan di tingkat global.
Trump menegaskan bahwa tindakan militernya lebih didasarkan pada keyakinan moral pribadinya.
Komentar Trump kepada The New York Times pada Kamis (8/1) tersebut muncul beberapa hari setelah ia melancarkan operasi kilat untuk menggulingkan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, dan mengancam sejumlah negara lain serta wilayah otonom Greenland.
“Ya, ada satu hal. Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Itu satu-satunya hal yang bisa menghentikan saya,” kata Trump saat ditanya mengenai batasan kekuasaannya di tingkat global.
“Saya tidak membutuhkan hukum internasional,” ucapnya.
Meski demikian, Trump kemudian mengklaim tetap mematuhi hukum internasional, namun dengan tafsir yang ia tentukan sendiri.
“Saya memang mematuhinya, tetapi itu tergantung apa definisi hukum internasional yang Anda maksud,” ucapnya.
