Noorhaidi Hasan menambahkan, UIN Sunan Kalijaga juga menjadi yang terbaik berdasarkan indikator Field-Weighted Citation Impact (FWCI). FWCI merupakan indikator yang mengukur dampak sitasi publikasi dengan membandingkannya terhadap rata-rata sitasi dunia pada bidang, tahun, dan jenis dokumen yang sama. Nilai FWCI di atas 1 menunjukkan bahwa publikasi suatu institusi disitasi lebih tinggi dari rata-rata global.
“Keunggulan FWCI ini menegaskan bahwa riset UIN Sunan Kalijaga tidak hanya produktif, tetapi juga berkualitas tinggi, relevan secara global, dan memiliki pengaruh akademik yang kuat, sekaligus memperkuat reputasi UIN Sunan Kalijaga di kancah internasional,” jelasnya.
Secara berurutan skor FWCI PTKIN adalah sebagai berikut; UIN Sunan Kalijaga (2,68), UIN Sunan Gunung Djati (2,03), UIN Walisongo (1,73), UIN Maulana Malik Ibrahim (1,50), UIN Sunan Ampel (1,36), UIN Surakarta (1,19), UIN Sumatera Utara (1,19) dan UIN Syarif Hidayatullah (0,95). (ahmad)
