IPOL.ID – Momen berbuka puasa atau ifthar bukan hanya waktu untuk melepas dahaga dan lapar setelah seharian menahan diri, tetapi juga merupakan waktu yang sangat mustajab untuk memanjatkan doa.
Rasulullah SAW memberikan teladan bahwa saat berbuka adalah momen penuh keberkahan di mana doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak. Hal ini sejalan dengan riwayat dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhu, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
إنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
Artinya: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, ketika dia berbuka terdapat doa yang tidak tertolak.” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni)
Oleh karena itu, para ulama sangat menganjurkan umat Islam untuk membaca doa saat berbuka puasa. Ragam doa dan amalan ini telah dirangkum secara komprehensif oleh Imam Muhyiddin Yahya bin Syaraf an-Nawawi dalam karya monumentalnya, kitab Al-Adzkar.
Berdasarkan kompilasi dalam kitab tersebut, mengutip laman MUI, terdapat beberapa redaksi doa berbuka puasa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat.

