Pada kesempatan yang sama, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan dan potensi besar sepak bola putri usia dini yang ia saksikan, baik dari dua seri sebelumnya hingga seri terbaru di Jakarta. Menurut Jacksen, babak kualifikasi MLSC Seri 2 Jakarta 2025 – 2026 digelar selama empat hari mengingat tingginya jumlah peserta yang mendaftar.
“Proses kualifikasi hingga babak knockout dan fase grup memberi kesempatan lebih luas bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tim pelatih regional nantinya akan menyeleksi pemain-pemain potensial untuk dibentuk menjadi satu tim yang akan mewakili Jakarta di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus pada Juni 2026,” jelasnya.
Jacksen menambahkan, antusiasme peserta yang dibarengi kualitas permainan menunjukkan sinyal positif bagi masa depan sepak bola wanita Indonesia. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan setelah setiap seri turnamen.“Kami selalu melakukan evaluasi setelah event. Kami meninjau beberapa aturan yang bisa disesuaikan, misalnya terkait faktor usia, sehingga anak-anak bisa berkembang lebih optimal dan berjenjang. Mereka akan belajar bagaimana bermain sebelas lawan sebelas, dan dengan evaluasi yang tepat, kami berharap permainan mereka tetap menarik dan semakin berkualitas,” ujar Jacksen.

