Yora mengaku mengenal Sigit dari temannya yang bernama Iwan Banderas, saat kasus RPTKA masih dalam penyelidikan pada Maret-April 2025. Dia mengaku percaya Sigit adalah pegawai KPK karena membawa lencana logam dan surat pemberitahuan permintaan keterangan.
Yora bercerita dengan iming-iming bisa mengamankan Gatot, Sigit meminta Rp10 miliar, dan disepakati Rp7 miliar. Namun, pada realisasinya, Yora baru menyerahkan uang dari Gatot kepada Sigit senilai Rp1 miliar sebagai uang muka. (Yudha Krastawan)

