Di tingkat pedagang pasar yang berada di bawah pengelolaan Pasar Jaya, stok beras tercatat sekitar 186 ton, dengan tambahan beras SPHP sekitar 10,1 ton.
Agus menegaskan, secara umum harga komoditas pangan masih terkendali.
“Prinsipnya harga relatif stabil. Memang ada fluktuasi pada cabai merah, tetapi komoditas lainnya masih dalam kondisi terkendali,” jelasnya.
Tak hanya di daratan Jakarta, Pasar Jaya juga meningkatkan distribusi pangan ke Kepulauan Seribu.
Jika sebelumnya pengiriman dilakukan dua kali dalam sebulan, kini distribusi ditingkatkan hampir setiap minggu guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga.
“Kami tingkatkan frekuensi pengiriman ke Kepulauan Seribu menjadi hampir setiap minggu, sesuai arahan pimpinan daerah, agar pasokan pangan di wilayah kepulauan tetap aman selama Ramadan,” tutur Agus.
Sementara itu Sekdaprov DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, pemerintah daerah selalu mengkonsolidasikan BUMD pangan yang ada di Jakarta untuk melayani masyarakat.
Perseroan juga harus selalu berbenah, inovasi dan meningkatkan kualitas sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa semakin baik.
